23 Juli 2010 lalu saya pergi ke Singapore untuk berlibur padahal belum waktunya untuk liburan yah :D , kebetulan sekali waktunya lagi tepat dan memang kantor sedang liburan. Pada tanggal 23 Juli saya berangkat dari Jakarta pukul 07.15 WIB dan tiba di Singapore kurang lebih pukul 10.00 waktu Singapore. Setelah tiba, saya langsung menuju ke MRT dan membeli EZLink seharga S$15 lalu mengisi ulang sekalian seharga S$10 jadi saldonya S$20 :D lumayan bisa buat jalan2 jauh mengelilingi Singapore saya rasa. FYI saja di Singapore MRT atau pun bis umum menggunakan pembayaran dengan kartu isi ulang yang bernama EZLink ini dan tiap tujuan berbeda-beda harganya, mulai dari S$ 0.80 sampai dengan maksimal di sekitaran S$1 lebih.

EZLink Card Singapore

EZLink Card Singapore

Dari Changi Airport, kita harus naik MRT menuju Tanah Merah untuk berganti MRT ke arah yang kita tuju dan pada saat itu saya ingin mengarah ke Harbour Front untuk ke mall bernama Vivo City karena saya ingin mengurus kartu SIMCARD dengan nomor Singapore agar lebih murah. FYI lagi, kartu yang saya pakai selama di Singapore adalah STARHUB dikarenakan harganya tidak terlalu mahal, untuk starter pack cukup S$15 dengan pulsa didalamnya sebesar S$ 18. Mengapa STARHUB? karena saya butuh data plan untuk HP saya yang kebetulan Android dan saya orang yang cukup membutuhkan koneksi internet dimana pun untuk bermain twitter dan menerima email dari customer. Data plan yang ditawarkan oleh STARHUB cukup murah, yaitu S$2 untuk 20MB, S$4 100MB per 24 jam. Untuk layanan blackberry juga cukup murah yaitu S$10 / 3 hari / 100MB kalau saya tidak salah ingat.

at Vivo City Singapore

at Vivo City Singapore

Okey setelah selesai mengurus segala keperluan di STARHUB kebetulan sudah waktunya makan siang sehingga saya menuju FOOD REPUBLIC yang terdapat dilantai atas Vivo City untuk makan siang dan disana saya memilih untuk mencoba nasi lemak yang rasanya cukup enak hanya seharga S$7 dengan isi nasi, ayam, ikan teri kacang, ayam madu, dan sayuran toge. Setelah selesai makan siang rasanya sudah cukup lelah lalu memutuskan untuk menuju hotel di daerah china town yaitu The Inn at Temple Street, saya memilih The Inn at Temple Street karena harga yang cukup terjangkau dan kebetulan ada teman saya dari Jakarta yang sudah terlebih dahulu menginap disana sehingga dapat bertemu dengan mudah, harga permalamnya sekitar S$120. Walaupun sempit, kamarnya lumayan bersih dan dingin, cuma kekurangannya adalah TV tidak berfungsi :( dan kasurnya kurang empuk :D . More